Handphone Kentang yang Bisa Main Mobile Legends dengan Lancar Tanpa Lag

Posted on 14 Mei 2026

Handphone kentang yang bisa main Mobile Legends ternyata bukan mitos belaka. Banyak pemain aktif MLBB justru menggunakan perangkat kelas entry-level karena tidak semua orang memiliki anggaran untuk membeli flagship. Kabar baiknya, Mobile Legends: Bang Bang tidak menuntut spesifikasi yang terlalu tinggi dibandingkan game mobile lainnya. Dengan chipset dan RAM yang memadai, sebuah HP berharga satu jutaan pun bisa menjalankan game MOBA ini dengan cukup lancar. Artikel ini membahas beberapa pilihan nyata yang layak kamu pertimbangkan tanpa harus menguras dompet.


Spesifikasi Minimum yang Perlu Dipahami Sebelum Membeli

Sebelum memilih HP kentang untuk main Mobile Legends, penting untuk memahami batas spesifikasi yang dibutuhkan game ini. Mobile Legends memerlukan RAM minimal 2 GB, namun untuk pengalaman yang lebih stabil dan nyaman, RAM 4 GB ke atas jauh lebih ideal. Selain itu, chipset dengan clock speed di atas 1.8 GHz sudah cukup untuk menjalankan game ini pada pengaturan grafis rendah hingga menengah.

Layar dengan refresh rate 60 Hz adalah standar minimum, meski 90 Hz ke atas terasa jauh lebih responsif saat bermain. Baterai berkapasitas 4.000 mAh ke atas juga penting agar sesi gaming tidak terpotong di tengah pertandingan. Dengan memahami standar ini, kamu bisa menyaring pilihan dengan lebih terarah sejak awal.

Chipset yang Cukup untuk MLBB di Kelas Murah

Chipset seri MediaTek Helio G, Unisoc T6xx, dan Dimensity level entry adalah beberapa pilihan yang terbukti mampu menjalankan Mobile Legends tanpa masalah berarti. Seri Helio G85 dan G88, misalnya, sudah digunakan di banyak HP harga satu hingga dua jutaan dan terbukti cukup handal untuk gaming ringan hingga menengah. Kenali seri chipset ini agar kamu tidak salah pilih saat berbelanja.


POCO C75: HP Kentang dengan Chipset Gaming yang Mengejutkan

POCO C75 adalah salah satu pilihan paling menarik di segmen handphone kentang yang bisa main Mobile Legends. HP ini dibekali SoC Helio G81 dari MediaTek dan sudah mendukung NFC untuk pembayaran digital. Keberadaan chipset gaming di kelas harganya yang terjangkau menjadikan POCO C75 pilihan yang sulit diabaikan.

Helio G81 dirancang dengan optimasi gaming yang membuatnya lebih efisien dalam mengelola beban grafis dibandingkan chipset biasa di kelasnya. Oleh karena itu, Mobile Legends bisa berjalan dengan frame rate yang lebih stabil meski pengaturan grafis harus diturunkan sedikit. Untuk pemain yang mengutamakan performa daripada estetika perangkat, POCO C75 sangat layak dipertimbangkan.


Infinix Smart 9: Murah, Simpel, dan Cukup untuk MLBB

Infinix Smart 9 menjadi pilihan banyak pengguna karena harga murah yang ditawarkan. Performanya mendukung game mainstream seperti Mobile Legends dan Free Fire. Harganya yang berada di kisaran Rp1,2 jutaan menjadikannya salah satu opsi paling terjangkau di pasaran saat ini.

Layarnya cukup luas untuk bermain Mobile Legends dengan nyaman, dan baterainya mampu bertahan cukup lama dalam satu sesi gaming. Selain itu, antarmuka yang sederhana membuat perangkat ini tidak boros resource di background, sehingga performa gaming terasa lebih bersih. Bagi pemula yang baru ingin mencoba MLBB tanpa investasi besar, Infinix Smart 9 adalah titik masuk yang masuk akal.

Kenapa Infinix Sering Masuk Daftar HP Gaming Murah

Infinix secara konsisten menghadirkan spesifikasi yang melampaui ekspektasi harganya. Brand asal Hong Kong ini memahami kebutuhan pasar Asia Tenggara yang menginginkan performa gaming layak dengan anggaran terbatas. Hasilnya, hampir setiap seri Infinix di kelas entry memiliki chipset yang sudah dioptimalkan untuk game populer seperti MLBB.


itel Power 70: Baterai Jumbo dengan Performa yang Memadai

itel Power 70 mampu menjalankan Mobile Legends asalkan konfigurasi grafisnya disesuaikan. HP ini dibekali baterai sebesar 6.000 mAh dan RAM 8/128GB — spesifikasi yang cukup jarang ditemukan di HP seharga Rp1,3 jutaan.

Kapasitas baterai 6.000 mAh adalah nilai jual utama yang sangat relevan untuk gamer. Mobile Legends membutuhkan sesi bermain yang bisa berlangsung 20 hingga 30 menit per match, dan baterai besar memastikan kamu tidak terpaksa disconnect di tengah pertandingan penting. Dengan RAM 8 GB, multitasking pun terasa jauh lebih lancar dibandingkan HP sekelas dengan RAM lebih rendah.


Advan X1: Pilihan Lokal yang Patut Diperhitungkan

Advan X1 mengandalkan chipset MediaTek Helio G100 yang dilengkapi teknologi HyperEngine. Teknologi ini bertugas mengoptimalkan kinerja CPU dan GPU saat bermain game sekaligus mengelola jaringan secara cerdas agar koneksinya tetap stabil saat main game online.

Sebagai produk lokal, Advan X1 menawarkan nilai yang kompetitif dibandingkan brand luar di kisaran harga yang sama. Dari pengujian, chipset ini sudah cukup lancar untuk menjalankan game-game populer seperti Mobile Legends, Free Fire, dan PUBG Mobile. Selain itu, ketersediaan servis center yang lebih mudah ditemukan di seluruh Indonesia menjadi nilai tambah tersendiri bagi pengguna di luar kota besar.

Layar dan Konektivitas yang Mendukung Gaming Online

Advan X1 memiliki layar IPS LCD berukuran 6,78 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120 Hz. Refresh rate 120 Hz di kelas harga ini adalah sesuatu yang patut diapresiasi karena membuat gerakan karakter dalam game terasa jauh lebih halus dan responsif. Konektivitas jaringan yang stabil juga menjadi faktor krusial dalam game online seperti MLBB, dan Advan X1 menangani ini dengan cukup baik.


TECNO Spark Go 1: Entry-Level yang Memenuhi Syarat MLBB

TECNO Spark Go 1 merupakan smartphone murah yang cukup laris di lokapasar seperti Tokopedia dan Shopee. Spesifikasi yang dibawa tergolong standar dan sudah memenuhi persyaratan untuk main Mobile Legends.

HP dengan sistem operasi Android Go ini memang bukan untuk pengalaman gaming terbaik, namun cukup untuk memainkan MLBB pada pengaturan grafis rendah tanpa hambatan berarti. Bagi pelajar yang menginginkan perangkat fungsional dengan anggaran sangat terbatas, TECNO Spark Go 1 adalah pilihan yang realistis dan tidak mengecewakan untuk kebutuhan dasar gaming.


Tips Memaksimalkan Performa HP Kentang untuk Main Mobile Legends

Memiliki HP dengan spesifikasi pas-pasan bukan berarti kamu harus menerima pengalaman gaming yang buruk. Ada beberapa langkah yang bisa kamu ambil untuk mendongkrak performa secara signifikan tanpa biaya tambahan.

Pertama, aktifkan mode gaming atau mode performa di pengaturan HP-mu jika tersedia. Fitur ini mengarahkan resource lebih banyak ke aplikasi game yang sedang berjalan. Kedua, tutup semua aplikasi background sebelum membuka Mobile Legends agar RAM tidak terbagi sia-sia. Ketiga, turunkan pengaturan grafis MLBB ke level rendah atau sedang karena perbedaan visual tidak terlalu terasa namun dampaknya pada frame rate sangat nyata.

Selain itu, pastikan storage HP-mu selalu memiliki ruang kosong minimal 20 persen. Storage yang hampir penuh membuat sistem beroperasi lebih lambat secara keseluruhan, termasuk saat menjalankan game. Hapus file tidak penting dan cache secara rutin untuk menjaga performa tetap optimal.


Handphone Kentang Bisa Main Mobile Legends, Asal Pilih yang Tepat

Kesimpulannya, handphone kentang yang bisa main Mobile Legends bukanlah sesuatu yang langka di pasaran 2025. Dari POCO C75, Infinix Smart 9, itel Power 70, Advan X1, hingga TECNO Spark Go 1 — semuanya menawarkan performa yang cukup untuk menikmati MLBB tanpa harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar.

Yang terpenting adalah menyesuaikan ekspektasi dengan spesifikasi perangkat yang kamu miliki. Dengan pengaturan yang tepat dan kebiasaan merawat performa HP secara rutin, pengalaman gaming-mu akan jauh lebih memuaskan meski menggunakan perangkat kelas entry-level.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk kalian yang pengen bermain banyak game menarik silakan kunjungin website topwin303.